Mengapa Gerak Noordin Sulit Terendus

Noordin selalu mengubah metode dan strategi dalam setiap aksi terornya.

Noordin M Top bak belut. Gembong teroris yang paling bertanggung jawab terhadap serangkaian ledakan bom di Indonesia itu selalu berhasil menghindar dari kejaran polisi.

Abu Wildan, sahabat Noordin yang pernah menjadi Mujahid di Afgahsitan, memberi gambaran mengapa gerak Noordin sulit terendus. Noordin cukup cerdas mengecoh polisi.

Noordin selalu mengubah metode dan strategi dalam setiap aksi terornya. Tujuannya membuat polisi kesulitan mempelajari gerak-geriknya.

“Setiap ada tempat dan ada situasi (memungkinkan), selalu dikaji, dan selalu baru taktiknya, tidak selalu sama. (Noordin) Memiliki inisiatif yang tinggi. Selalu berubah-rubah dalam setiap gerakan,” kata Wildan.

Seperti dalam kasus pengeboman Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton pada 17 Juli lalu. Noordin menggunakan strategi baru dengan mengincar remaja sebagai pengantin atau pelaku bom bunuh diri.

Mengapa remaja? “Orang yang belum berkeluarga itu akan lebih mudah untuk diarahkan, karena tidak ada pertimbangan apapun,” kata Wildan. “Dia (Noordin) pintar memilih siapa-siapa saja yang tepat menjadi pengantin.”

Mantan Jemaah Islamiyah Nasir Abas menambahkan, lokasi persembunyian Noordin juga sulit terdeteksi karena memiliki jaringan pelindung yang kuat. Noordin selalu bersembunyi di lingkungan orang-orang yang mengenal dan sejalan dengan pikiran jihadnya.

Nasir memastikan bahwa Noordin tidak mungkin bersembunyi di pesantren. Sebab sekolah agama seperti pesantren juga sudah menjadi menjadi incaran polisi. “Kecil kemungkinan Noordin akan medatangi tempat-tempat yang dianggap jadi incaran polisi seperti pesantren atau tempat-tempat sepi,” kata Nasir Abas.

Dalam persembunyiannya itulah Noordin terus merangkul orang-orang untuk berjihad. Ia akan terus melakukan teror selama apa yang dicita-citakannya untuk menghancurkan Amerika tercapai. Bahkan Noordin bercita-cita melakukan pengeboman setahun sekali.

• VIVAnews

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: